Kewirausahaan  berkaitan erat dengan industri kecil (IK) atau usaha kecil (UK), karena biasanya  usaha awal yang didirikan oleh seorang wirausaha adalah usaha kecil. IK mempunyai peranan penting, tidak saja di negara -negara berkembang, tetapi juga di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Eropa dan Jepang. Di Indonesia, IK dikenal sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi di daerah pedesaan di luar sektor pertanian dan sumber pendapatan khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (Widjajani, 2015). Oleh  karena  itu keberadaan dan keberhasilan IK dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat  merupakan  hal  penting yang  dapat  kita  manfaatkan  dalam usaha pembangunan desa. Suatu IK yang berhasil dan maju di  dalam  suatu  desa  akan  menjadi driver bagi  pengembangan  desa.  IK yang maju dan berhasil tersebut akan bertindak   sebagai   lokomotif   yang menarik  usaha-usaha  lainnya  seperti pemasok bahan baku, pemasok energi, subkontraktor, pedagang perantara dan sebagainya

Usaha-usaha menumbuhkan kewirausahaan  desa  akan  lebih  tepat jika dikaitkan dengan potensi desa yang ada. Potensi desa merupakan kondisi alam atau keterampilan masyarakat atau hasil bumi atau sumber daya apapun dari desa yang dapat dijadikan suatu industri  desa.Untuk itu  perlu  usaha untuk mengidentifikasikan potensi desa yang  dapat  dikembangkan  sebagai industri  desa  dan  bagaimana  usaha komersialisasi dan inovasinya. Kewirausahaan berkaitan dengan perilaku manusia. Menumbuhkan kewirausahaan masyarakat desa merupakan usaha-usaha untuk menumbuhkan pola pikir berwirausaha kepada  masyarakat  desa.  Pola  pikir tersebut   selain   ditumbuhkan   pada masyarakat  desa  usia  dewasa,  juga perlu ditanamkan pada masyarakat desa usia  sekolah  agar  dapat  menjamin kelangsungan kewirausahaan desa tersebut.

Keterbatasan kualitas sumber daya manusia seringkali menjadi hambatan dalam peningkatan kewirausahaan ini. Suatu usaha akan dapat berkembang jika dikelola dengan baik, perencanaan bisnis dan rencana arus kas menjadi penting dalam berwirausaha. Masih banyak wirausaha yang dilaksanakan hanya berdasarkan intuisi yang akhirnya akan menyulitkan untuk berkembang karena ketidakjelasan arus kas  dan rencana pengembangan usaha. Pentingnya rencana bisnis dan arus kas ini dalam kewirausahaan menjadi dasar penyusunan aplikasi business plan guna memudahkan penggunanya dalam menjalankan usaha sehingga akan lebih terukur dan mudah dikembangkan.